Malinau,(Bacabah.com)-Wakil Bupati (Wabup) Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., menghadiri sekaligus membuka kegiatan Dewan Pimpinan Daerah Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (DPD KNTI) Kabupaten Malinau yang mengusung tema “Keterlibatan Pemerintah dan Lobi Pengelolaan Bersama Kawasan Tenurial Nelayan: Merancang Model Co-Management yang Adil dan Berkelanjutan”.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Tebengan, Kantor Bupati Malinau, Kamis (30/7/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada DPD KNTI Kabupaten Malinau atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan tantangan pengelolaan sumber daya perairan saat ini.
Menurutnya, nelayan tradisional memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan, melestarikan sumber daya perikanan, serta menggerakkan perekonomian masyarakat.
Jakaria menegaskan bahwa konsep co-management atau pengelolaan bersama menjadi pendekatan strategis dalam mewujudkan tata kelola kawasan tenurial nelayan yang adil, partisipatif, dan berkelanjutan.
Pendekatan tersebut melibatkan pemerintah, organisasi nelayan, akademisi, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan sebagai mitra dalam mengelola sumber daya perikanan secara bertanggung jawab.
Pemerintah Kabupaten Malinau, lanjutnya, berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, KNTI, perguruan tinggi, dan berbagai pihak dalam menyusun kebijakan yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat nelayan.
Ia berharap forum ini mampu menghasilkan rekomendasi strategis sebagai masukan bagi pemerintah dalam merumuskan program pembangunan sektor kelautan dan perikanan, khususnya terkait pengelolaan kawasan tenurial nelayan.
Mengakhiri sambutannya, Jakaria secara resmi membuka kegiatan dan mengajak seluruh peserta memperkuat kolaborasi demi meningkatkan kesejahteraan nelayan serta menjaga kelestarian sumber daya perairan di Kabupaten Malinau”.(Prokompim Malinau).
