MALINAU,(Bacabah.com)-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dan Sosialisasi Pilot Project Pencegahan dan Penanganan Stunting Kabupaten Malinau Tahun 2026 di Ruang Tebengan Kantor Bupati Malinau, Kamis (27/8/2026).
Dalam arahannya, Sekda Ernes menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan stunting secara nyata dan terukur.
Berdasarkan data sementara, terdapat 118 anak stunting yang akan menjadi sasaran penanganan.
Ernes mengatakan, masing-masing desa akan memaparkan data secara by name by address, termasuk kondisi keluarga dan orang tua anak.
Data tersebut selanjutnya akan dianalisis untuk mengetahui berbagai faktor penyebab, termasuk pola pengasuhan, pemenuhan gizi sejak masa kehamilan, proses persalinan, hingga pemberian ASI.
“Yang paling penting bukan hanya rapat. Setelah rapat harus ada kerja nyata di lapangan,” tegasnya.
Melalui pilot project ini, pemerintah akan memberikan pendampingan dan treatment secara lebih terarah, mulai dari ibu hamil, bayi usia 0– 11 bulan, hingga anak yang membutuhkan penanganan lanjutan.
Selain itu, kondisi anak juga akan dipetakan berdasarkan faktor penyebab, termasuk faktor keturunan atau kondisi fisik keluarga.
Hasil evaluasi pilot project diharapkan menjadi dasar untuk menentukan pola penanganan yang efektif.
Sekda menekankan, jumlah sasaran yang relatif terbatas memungkinkan penanganan dilakukan secara lebih fokus sehingga tingkat keberhasilannya dapat diukur dan dikembangkan untuk seluruh wilayah Kabupaten Malinau”.(Prokompim Malinau).












