Indeks

Bupati Bulungan Dorong Kolaborasi Penguatan Ekosistem Peternakan dan Pakan Mandiri

Tanjung Selor,(Bacabah.com)-Pemerintah Kabupaten Bulungan berkomitmen menguatkan ekosistem peternakan dan kemandirian pakan di wilayahnya.

Langkah ini diwujudkan melalui kolaborasi lintas pihak, termasuk dengan PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) dan Universitas Padjadjaran (Unpad), yang diharapkan dapat menjadi percontohan (Role model) pengembangan peternakan terintegrasi di Kabupaten Bulungan.

Bupati Bulungan menegaskan pentingnya kebersamaan dan kerja sama lintas sektor untuk mengikis ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Selama ini, kebutuhan konsumsi daging unggas harian di Bulungan yang mencapai tidak kurang dari 6 ton masih dominan didatangkan dari kawasan luar seperti Berau dan Tarakan.

Salah satu faktor mendasar belum maksimalnya peternak lokal adalah tingginya biaya pakan yang diimpor dari Surabaya.

Guna mengatasi kendala pakan tersebut, Pemkab Bulungan menyambut baik inisiasi dan pendampingan akademis untuk memanfaatkan potensi bahan baku lokal, seperti tanaman jagung hingga integrasi ubi kayu (Singkong).

Limbah tanaman ubi kayu berupa daun, batang, hingga ubi berukuran kecil (Undergrade) dinilai sangat potensial dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak sapi, kambing, hingga babi.

Selain perbaikan rantai pakan, program ini juga diarahkan sebagai ruang belajar bersama guna meningkatkan kapasitas serta kompetensi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di dinas teknis setempat.

Pemkab Bulungan akan menugaskan penanggung jawab (Person in Charge/PIC) khusus dari Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan agar penyusunan peta jalan (Roadmap) serta pelaksanaan teknis di lapangan dapat berjalan optimal.

Lebih jauh, pengembangan kawasan peternakan ini direncanakan mengusung konsep ekonomi sirkular yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

Tidak hanya memenuhi kebutuhan daging dan pakan lokal, koridor peternakan ini juga berpotensi dikembangkan menjadi kawasan wisata edukasi dan penggerak sektor jasa serta perdagangan daerah”.(Prokompim Bulungan).

Exit mobile version