Malinau,(Bacabah.com)-Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H, secara resmi menutup Turnamen Open Mini Soccer Usia 12 Tahun Kabupaten Malinau Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Bola Desa Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara, Senin (22/12/2025) Sore.
Dalam sambutannya, Bupati Malinau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan turnamen tersebut, mulai dari camat, kepala desa, karang taruna, panitia pelaksana, wasit, hingga aparat kepolisian yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Ia menilai turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi serta menumbuhkan nilai-nilai sportivitas di kalangan generasi muda.
Bupati juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus berlatih dengan disiplin, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi semangat fair play.
Menurutnya, pembinaan olahraga sejak usia dini merupakan investasi penting dalam mencetak atlet- atlet berprestasi yang diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Malinau di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Malinau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan olahraga, termasuk cabang mini soccer.
Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah rencana pembangunan lapangan mini soccer yang representatif dan ramah anak, yang direncanakan akan direalisasikan pada tahun mendatang.
Pada partai final kategori putra, tim Tunas Muda Toraja berhasil keluar sebagai Juara I setelah menaklukkan tim Kemilau dengan skor tipis 4–3.
Sementara itu, perebutan Juara III dimenangkan oleh Putat Putra setelah mengalahkan Respen dengan skor 6- 1.
Untuk kategori putri, Putri Borneo ditetapkan sebagai juara berdasarkan perolehan poin klasemen selama turnamen berlangsung.
Menutup sambutannya, Bupati Malinau secara resmi menyatakan Turnamen Open Mini Soccer Usia 12 Tahun Kabupaten Malinau Tahun 2025 ditutup, seraya berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada tahun 2026 dengan cakupan usia dan partisipasi yang lebih luas”. (**/Prokompim Malinau).













