Bulungan,(Bacabah.com)-Pemeeintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menggelar Pertemuan Lintas Perangkat Daerah dan Swasta Penyelenggara Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Kabupaten Bulungan Tahun 2025.
Sebagai upaya memperkuat sinergi dan konvergensi lintas sektor dalam peningkatan kualitas keluarga di tingkat desa dan kelurahan pada, Kamis (18/12) di Ruang Pertemuan BKPSDM Jl Agathis, Tanjung Selor.
Diketahui, Kampung Keluarga Berkualitas merupakan program pemerintah di tingkat desa/kelurahan yang mengintegrasikan berbagai program kependudukan, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak serta sektor lainnya.
Tujuannya meningkatkan kualitas SDM, keluarga dan masyarakat pada aspek ketentraman, kemandirian dan kebahagiaan keluarga.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H Jamal, SH, MAP mewakili Bupati membuka kegiatan dan menyampaikan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas.
Yaitu pemerintah daerah diwajibkan membentuk Kampung KB di seluruh desa dan kelurahan dengan target capaian 100 persen.
Hal ini menuntut kerja bersama yang terintegrasi antar perangkat daerah, pemerintah desa, serta mitra swasta dan stakeholder terkait.
Dijelaskan, pelaksanaan Kampung Keluarga Berkualitas melibatkan 13 kementerian dan lembaga, dengan fokus pada empat pilar utama, yakni penyediaan data dan dokumen kependudukan, perubahan perilaku keluarga, peningkatan cakupan layanan dan rujukan keluarga, serta penataan lingkungan hidup dan masyarakat.
“Aspek integrasi dan konvergensi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan Kampung Keluarga Berkualitas.
Karena itu, pembaruan konsep Kampung KB harus benar- benar dipahami oleh seluruh pengelola program di lapangan, mulai dari OPD KB, Penyuluh KB, kepala desa dan lurah, Pokja Kampung KB, hingga para mitra,” ujarnya.
Asisten I juga menekankan pentingnya evaluasi dan pelaporan berbasis website Kampung Keluarga Berkualitas sebagai instrumen untuk melihat keterlibatan lintas sektor dalam penanganan isu kependudukan secara terpadu.
Pelaporan yang akurat dan berkelanjutan dinilai menjadi indikator penting dalam menilai kinerja dan efektivitas program di setiap lokus Kampung KB.(**/Prokompim Bulungan).













