DPRD Nunukan Gelar Rapat Paripurna Ke- 3, Penyampaian Pidato Visi dan Misi Bupati – Wakil Bupati Masa Jabatan

Nunukan,(Bacabah.com)-Dewan Perwakillan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan menggelar rapat paripurna  Ke- III masa persidangan II tahun 2024- 2025 dengan agenda pemyampaian Pidato Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Nunukan Masa Jabatan 2025- 2030.

Rapat Paripurna tersebut digelar diruang rapat paripurna Gedung DPRD Kabupaten Nunukan pada, Rabu (5/3/25) yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Hj. Leppa yang dihadiri oleh seluruh anggota DPRD unsur Forkopimda, Instansi Vertikal, Pimpinan Parpol, para camat, Tokoh Masyarakat serta sejumlah awak media.

Selanjutnya, dalam rapat paripurna tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE dan Hermanus, S. Sos menyampaikan pidato visi- misinya.

Irwan Sabri menyatakan bahwa sejak kami meniatkan tekad untuk maju sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Nunukan hingga ditetapkan untuk mengemban tugas sebagai Bupati Nunukan dan Wakil Bupati Nunukan, ia menyadari bahwa jabatan merupakan tanggung jawab yang besar dan berat.

“Oleh karenanya, menjadi komitmen kami mendarma baktikan seluruh hidup untuk bekerja keras dan membangun Nunukan menjadi lebih maju”, ujar.

Lebih lanjut, H. Irwan Sabri menyampaikan bahwa para pemimpin pemimpin terdahulu telah meletakkan tonggak- tonggak Pembangunan. Namun demikian, saat ini kita Sebagai generasi penerus pambangunan tidaklah Bisa hanya diam dan berpangku tangan saja, Masih banyak hal yang harus diperbuat untuk Memajukan daerah kita dan mensejahterakan Banyak hal yang belum tersentuh Pembangunan dengan baik.

Saat ini kita masih merasakan keterbatasan kapasitas dan kualitas konektivitas antar wilayah dan infrastruktur dasar serta terbatasnya sistem transportasi yang terintegrasikan, terjadi degradasi Masyarakat.

Kabupaten Nunukan saat ini telah berusia 25 tahun, banyak hal yang telah diperbuat oleh pendahulu. Para pemimpin terdahulu telah meletakkan tonggak tonggak pembangunan.

“Namun demikian, saat ini kita sebagai generasi penerus pambangunan tidaklah bisa hanya diam dan berpangku tangan saja, masih banyak hal yang harus diperbuat untuk memajukan daerah kita dan mensejahterakan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, banyak hal yang belum tersentuh pembangunan dengan baik. Saat ini Kabupaten Nunukan masih merasakan keterbatasan kapasitas dan kualitas konektivitas antar wilayah dan infrastruktur dasar serta terbatasnya sistem transportasi yang terintegrasikan, terjadi degradasi lingkungan akibat aktivitas pertambangan dan perkebunan, belum optimalnya pembangunan daerah pedalaman tertinggal dan perbatasan, masih rendahnya kualitas dan daya saing SDM karena terbatasnya kompetensi dan belum meratanya tenaga pendidik dan kesehatan.

Selain itu juga perlunya hilirisasi produk pertanian dan perikanan kelautan, distribusi perdagangan yang terhambat, masih rentannya ketahanan air energi dan pangan, serta belum optimalnya tata kelola pemerintah daerah, dan masih banyak yang lain lagi.

“Hal hal tersebut menjadi fokus perhatian saya selama ini, oleh karenanya saya memiliki strategi yang saya tuangkan dalam visi dan misi irama yang kami sampaikan kepada masyarakat sebagai tekad kami membangun Kabupaten tercinta ini,” tandasnya.

Bupati Nunukan menjelaskan Visi Irama perubahan yakni inovatif, sejahtera, adil dan mandiri, dengan 5 misinya yaitu:

Pertama, Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, sehat, dan berkarakter.

Kedua, Peningkatan dan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi sumber daya lokal.

Ketiga, Penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan, melayani, cepat dan tuntas.

Keempat, Percepatan dan penuntasan pembangunan infrastruktur dasar yang adil dan merata.

Kelima, Menciptakan tata kehidupan yang harmoni dengan menjaga dan melestarikan nilai – nilai budaya dan kearifan lokal.

“Dari Visi dan Misi tersebut, kami menuangkannya dalam 17 arah baru menuju perubahan kabupaten nunukan.  saya percaya hal tersebut akan menjadi modal awal untuk kita terus melaju melaksanakan perbangunan, memperbaiki kondisi dan keadaan,” jabarnya.

Dengan semangat dan energi baru, Irwan Sabri mengajak segenap stakeholder, seluruh lapisan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, terkhusus seluruh Anggota DPRD yang terhormat sebagai mitra Pemerintah untuk bersama sama melangkah bergandengan tangan menuju masa depan yang penuh harapan.

Mungkin esok, atau lusa banyak tantangan yang akan kita hadapi, oleh karenanya saya mengajak kita semua seluruh masyarakat untuk berani bersama sama menghadapi setiap tantangan tersebut menuju Kabupaten Nunukan yang maju dan gemilang, mengutip pesan Presiden Indonesia pertama Ir.Sukarno “Barangsiapa ingin mutiara, harus berani terjun di lautan yang dalam.

“Kontestasi politik dan pemilihan umum sudah usai, saatnya kita kembali bersatu searah setujuan untuk membangun daerah kita menjadi lebih maju,”ujar H. Irwan Sabri.

Diakhir pidato Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan tiga pantun yakni, “Harum terasa bunga seikat, kupersembahkan buat gadis pujaan, mohon doa dan restunya wahai sahabat, kami akan memimpin Nunukan”.

“Mencari madu di dalam bambu, mengolah rotan menjadi gelang, energi baru semangat maju, irama perubahan bawa nunukan jadi gemilang”.

“Memancing ikan bersama kawan, pancing diangkat dapatnya tuna, haji irwan dan pak hermanus katakan, semangat bersama bangun Nunukan”,Tutupnya.(**).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *